Selamat Datang

Selamat Datang

Terdengar ketukan dan salam dari luar. “Assalamualaikum….”

Saat derit suara pintu terbuka, dari balik daun pintu serentak sambutan hangat dari sahabat dan handai taulan yang berkunjung.

Tali silaturahmi memang akan semakin rekat dengan saling berkunjung. Suasana ramai namun hangat dan kekeluargaan. Mereka berkunjung tak hanya dikala senang seperti syukuran kelahiran atau hanya sekedar jamuan makan. Namun dikala susah dan tertimpa musibah, mereka akan datang sebagai tamu yang pertama untuk bersimpati dan empati tinggi.

Kini, kami rindu suasana itu. Kangen tawa canda dan keusilan yang tercipta. Kami sungguh dalam kepedihan rasa, bila semua kan kembali.

Kini membuka daun pintu pun dengan harap-harap cemas. Di luar sana menghadang mahluk mikro yang tak tahu apakah dia telah menempel di setiap dinding, pintu bahkan udara yang kami hirup. Kecemasan dan ketakutan yang tercipta sangat membatasi gerak untuk hidup normal.

Kami pandangi dari sudut ruang di dalam rumah, berharap ada ketukan dan salam. Lalu kami jawab dengan salam dan ucapan ‘selamat datang’

Bilakah itu….

wisataliterasi/hadiyati triono

0Shares

Tinggalkan Balasan